Berangkat dari sebuah kebutuhan akan lembaga pendidikan anak usia dini yang menintegrasikan anatara pengetahuan umum dan pengetahuan agama sebagai dasar pengasahan kecerdasan emosional, maka pada tahun 2005 didirikanlah sebuah Taman Kanak – Kanak Islam Terpadu oleh sebuah Yayasan yang juga pada waktu itu belum lam didirikan yaitu Yayasan Tinelo Lipu dengan harapanyang besar kelak Lembaga pendidikan ini mampu mencetak generasi – generasi Robbani sebagai jawaban akan kegelisahan umat tentang kemerosotan akhlak generasi muda saat ini
Dengan modal tekad yang kuat, TKIT ini mulai beroperasi dengan nama TKIT Lukmanul Hakim dengan mengontrak beberapa ruangan disalah satu rumah penduduk yang beralamat di jalan Gunung Boliyohuto Kel. Hunggaluwa Kec. Limboto. Nama ini terinspirasi dari seorang Lukmanul Hakim yang selalu memberikan nasihat tauhid terhadap anaknya.
Pada awal tahunnya TKIT Lukmanul Hakim diamanahkan 47 siswa yang terdiri dari 3 kelas yaitu Kelompok Bermain, TK A dan TK B dengan 6 tenaga pendidik, dan pada tahun ketiga alhamdulillah TK ini diamanahkan 106 siswa dengan tenaga pendidik 12 orang.
Dengan motonya “ menuju Generasi Robbani” TKIT Lukmanul hakim mencoba untuk menghadirkan program – program pendidikan dengan lebih segar kepada anak didiknya dan tentu saja tetap memperhatikan nilai – nilai keislamannya.
Inti dari pembelajaran yang ada di TKIT Lukmanul Hakim yaitu pengasahan kecerdasan emosional yang merupakan ukuran kecerdasan pada setiap individu.
Untuk itu tidak heran mengapa kemudian di Lukmanul Hakim ada pembiasaan – pembiasaan islami yang mungkin selama ini terabaikan oleh kita.
Dan ini tentu saja tidak mudah sebab keteladanan yang paling utama adalah dengan tindakan, maka semua guru diTKIT Lukmanul Hakim wajib mengikuti program tarbiyah rutin pekanan sebagai sarana pembekalan dan evaluasi guru dan tentu saja pelatihan – pelatihan eksternal maupun internal sebagai suatu upaya untuk meng up grade kemampuan guru untuk menjadi tenaga pendidik yang lebih professional.
Minggu, 27 Juli 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar